Karakteristik Infaq Terikat
Infaq terikat memiliki beberapa karakteristik penting:
-
Terikat dengan akad: Penerima atau pengelola infaq harus menyalurkan dana sesuai dengan niat dan permintaan orang yang berinfaq
-
Tidak dapat dialihkan: Dana yang sudah ditentukan untuk tujuan tertentu tidak boleh digunakan untuk kepentingan lain di luar yang telah ditetapkan
-
Spesifik sasaran: Dalam istilah Arab disebut juga infaq muqoyyad, yang berarti donasi dengan ketentuan khusus dari pemberi
Contoh Infaq Terikat
Berikut beberapa contoh penerapan infaq terikat dalam praktik:
-
Infaq untuk wilayah tertentu: Misalnya infaq untuk membantu Palestina tidak boleh dialihkan untuk pembangunan masjid atau keperluan lain
-
Infaq untuk sektor khusus: Jika seseorang berinfaq untuk pendidikan anak-anak yang ingin sekolah, maka dana tersebut hanya boleh digunakan untuk pendidikan dan tidak dapat dialihkan untuk kesehatan atau ekonomi
-
Infaq bencana alam: Dana yang diberikan khusus untuk korban bencana tertentu harus disalurkan sesuai peruntukannya
Perbedaan utama dengan infaq umum adalah pada infaq umum, donor memberikan donasi tanpa ketentuan khusus sehingga pengelola memiliki keleluasaan dalam menyalurkannya untuk berbagai program kebaikan.